Setelah melalui jalan
sempit serta tanjakan yang lumayan terjal dan jalan berbatu yang terbalut
lumpur kami Sampai di Yang Api kami segera menurunkan sembako yang akan kami
sumbangkan kepada keluarga Pak Sana. Lokasi rumah dan tempat parkir kami
sekitar 200 meter, tidak jauh memang tapi jalan yang kami harus melewati
kandang babi yang lumayan “harum” baunya dan jalan setapak diantara rimbunnya
rumpun bambu,
Showing posts with label klungkung. Show all posts
Showing posts with label klungkung. Show all posts
Tuesday, May 21, 2013
Wanita yang luar biasa
Siang itu Matahari sudah
bersingasana dipuncaknya, kami masih menunggu relawan lain yang masih dalam
perjalanan. “pak ita lapar nasi, bekal mama bapak taruh dimana?” demikian
kutipan anak saya memelas meminta saya menghentikan laju mobil saya. sambil tengak
tengok mencari lokasi yang teduh saya terus memacu mobil saya, akhirnya kira
kira 200 meter saya temukan tempat teduh tepat di depan RSU Klungkung, sambil
menunggu teman teman saya suapi kedua anak saya yang mulai kelaparan. Tidak berselang
lama tiga mobil dan sepeda motor milik relawan lainnya tiba. Sambil menunggu saya
menyuapi kedua anak saya kami berkenalan dengan beberapa relawan yang baru
pertama kali ikut serta termasuk tiga sahabat saya. 15 menit istirahat sang
sutradara pun telah sampai, kami pun meninggalkan lokasi menuju Yang Api
Klungkung
Subscribe to:
Posts (Atom)
